Blog · 15 September 2026

Jasa Pengiriman Barang: Pilihan dan Cara Memilihnya

Jasa pengiriman barang menentukan ongkir dan kepuasan pembeli. Bandingkan pilihan ekspedisi, layanan COD, asuransi, dan cara menekan biaya kirim tokomu.

Ilustrasi gaya papan permainan: paket berjalan melewati petak-petak rute dari gudang ke rumah pembeli, dengan papan pilihan ekspedisi di samping

Jasa pengiriman barang adalah layanan yang mengantar paket dari tempat usahamu ke tangan pembeli, dan buat toko online kecil, keputusan memilih layanan ini menentukan dua angka paling menentukan: berapa ongkir yang muncul di halaman checkout, dan seberapa besar peluang paket sampai utuh serta tepat waktu. Ongkir yang terlalu mahal membuat calon pembeli menutup keranjang tanpa membayar. Paket yang datang penyok, basah, atau telat seminggu membuat ulasan bintang satu yang sulit dihapus. Dua hal itu sama-sama berawal dari keputusan yang sering diambil terburu-buru: layanan mana yang kamu pakai dan bagaimana kamu mengemas kiriman.

Panduan ini membahas hal yang benar-benar dipakai sehari-hari oleh penjual online kecil: jenis layanan pengiriman dan kapan masing-masing masuk akal, cara kerja perhitungan ongkir termasuk berat volumetrik yang sering membuat penjual rugi diam-diam, cara memilih ekspedisi sesuai jenis produk dan tujuan, risiko COD yang jarang dibicarakan, kapan asuransi pengiriman wajib dipakai, standar packing yang menekan klaim rusak, alur klaim kalau paket hilang, sampai strategi ongkir yang bisa menaikkan konversi tokomu.

Jenis Layanan Jasa Pengiriman Barang dan Kapan Masuk Akal Dipakai

Hampir semua ekspedisi di Indonesia menawarkan tingkatan layanan yang mirip, meski nama produknya berbeda-beda. Yang membedakan bukan cuma kecepatan, tapi juga cara tarifnya dihitung dan jenis barang yang cocok masuk ke dalamnya. Salah memilih tingkatan layanan adalah cara paling gampang membakar margin tanpa sadar.

Papan permainan berisi lima kotak jenis layanan pengiriman: instan, same day, reguler, ekonomi, dan kargo, lengkap dengan kecepatan dan tingkat ongkirnya
Lima tingkatan layanan pengiriman yang biasa ditemui penjual online, dari yang tercepat sampai yang paling hemat.

Berikut gambaran singkat masing-masing tingkatan layanan:

  • Instan. Kurir mengambil dan mengantar paket dalam hitungan jam, biasanya lewat aplikasi ojek online. Tarifnya dihitung berdasarkan jarak tempuh, bukan berat, jadi barang berat sekalipun bisa masuk selama muat di motor. Cocok untuk makanan, kue ulang tahun, obat, atau pesanan yang pembelinya butuh hari itu juga.
  • Same day. Paket yang dijemput pagi diusahakan sampai di hari yang sama, umumnya masih dalam satu kota atau wilayah aglomerasi. Ongkirnya di bawah instan tapi jelas di atas reguler.
  • Reguler. Tingkatan yang jadi tulang punggung mayoritas toko online. Waktu tempuhnya hitungan hari dan jaringannya paling luas, jadi hampir semua alamat bisa dilayani.
  • Ekonomi atau hemat. Versi yang sengaja diposisikan lebih murah dari reguler di dalam ekspedisi yang sama, dengan konsekuensi waktu tempuh lebih panjang. Cocok untuk barang yang tidak mendesak dan pembeli yang memang sensitif terhadap ongkir.
  • Kargo. Ditujukan untuk barang berat atau berdimensi besar, biasanya dengan minimum berat tertentu per kiriman. Tarif per kilogramnya lebih rendah dibanding layanan paket biasa, tapi kamu harus memenuhi ambang berat minimumnya supaya hitungannya masuk akal.
Perbandingan tingkatan layanan jasa pengiriman barang
Jenis LayananGambaran KecepatanPaling Cocok untuk BarangPertimbangan Biaya
InstanHitungan jam, dalam kotaMakanan, kue, obat, barang mendesakDihitung per jarak, ongkir tertinggi
Same daySampai di hari yang samaPesanan urgen dalam kotaDi bawah instan, di atas reguler
RegulerHitungan hari, jaringan terluasMayoritas produk retail dan fashionTitik tengah antara harga dan kecepatan
EkonomiLebih lama dari regulerBarang tidak mendesak, pembeli sensitif ongkirTarif paling hemat di ekspedisi yang sama
KargoBerhari-hari, tergantung modaBarang berat, furnitur, stok grosirMurah per kilogram, ada minimum berat

Satu hal yang perlu kamu catat sejak awal: kecepatan yang tertulis di halaman layanan ekspedisi adalah estimasi, bukan janji. Kalau kamu menyalin estimasi itu mentah-mentah ke deskripsi produk lalu paket telat karena cuaca atau lonjakan volume, yang menerima komplain tetap kamu, bukan ekspedisinya. Tulis estimasi dengan rentang yang longgar dan sebutkan bahwa waktu tempuh mengikuti kebijakan ekspedisi.

Cara Kerja Perhitungan Ongkir dan Jebakan Berat Volumetrik

Ongkir tidak dihitung hanya dari berat timbangan. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos Pasal 5 ayat (2) menyebutkan bahwa layanan paket dikenai biaya sesuai dengan jenis, tingkat, jarak, dan fitur layanan, serta berat dan volume paket. Jadi dimensi kardus memang punya dasar hukum untuk ikut dihitung, bukan akal-akalan ekspedisi.

Cara kerjanya begini. Ekspedisi menghitung dua angka lalu menagih yang lebih besar:

  1. Berat aktual, yaitu hasil timbangan paket lengkap dengan packing-nya.
  2. Berat volumetrik, yaitu berat setara yang dihitung dari dimensi kardus.

Rumus berat volumetrik yang dipublikasikan Lion Parcel di halaman promo resminya adalah panjang dikali lebar dikali tinggi dalam sentimeter, lalu dibagi 6.000, sebagaimana tercantum di syarat dan ketentuan promo penghapusan perhitungan berat volumetrik Lion Parcel. Perlu ditegaskan: angka pembagi ini adalah kebijakan tiap penyelenggara, bukan angka nasional yang seragam. Ekspedisi lain, dan bahkan layanan berbeda di dalam satu ekspedisi yang sama, bisa memakai pembagi yang tidak sama. Selalu cek syarat dan ketentuan layanan yang kamu pakai sebelum menghitung sendiri.

Diagram kardus 40 kali 30 kali 25 sentimeter dengan rumus berat volumetrik, dibandingkan dengan berat aktual 0,8 kilogram dan berat 5 kilogram yang akhirnya ditagih
Ekspedisi membandingkan berat aktual dan berat volumetrik, lalu menagih angka yang lebih besar.

Supaya kebayang, ini contoh hitungan memakai pembagi 6.000. Semua angka di bawah adalah ilustrasi untuk menunjukkan cara kerjanya, bukan tarif resmi dan bukan hasil pengukuran produk tertentu.

Contoh hitungan berat volumetrik dengan pembagi 6.000 (angka ilustratif, bukan tarif resmi)
Contoh BarangDimensi Dus (cm)Berat AktualBerat VolumetrikYang Ditagih
Bantal sofa40 x 30 x 250,8 kg5,00 kg5,00 kg
Lampu hias rotan45 x 45 x 452,5 kg15,19 kg15,19 kg
Sepatu dalam dus33 x 22 x 131,1 kg1,57 kg1,57 kg
Madu satu liter15 x 15 x 221,3 kg0,83 kg1,30 kg
Sepuluh buku32 x 24 x 204,5 kg2,56 kg4,50 kg

Lihat baris bantal sofa dan lampu rotan. Barangnya ringan, tapi karena dusnya besar, yang ditagih bisa berkali-kali lipat dari berat timbangan. Inilah sumber kebocoran yang paling sering tidak disadari penjual yang menjual barang bervolume besar: kaos hoodie, boneka, alat rumah tangga plastik, tanaman hias, sampai kerajinan anyaman. Sebaliknya, madu dan buku ditagih berdasarkan berat aktual karena dusnya padat.

Pro Tip

Sebelum menetapkan harga jual, timbang dan ukur dus produkmu satu kali, lalu simpan angkanya. Mengecilkan dus dua sentimeter di tiap sisi kadang menurunkan berat tertagih satu tingkat penuh. Untuk barang lunak seperti kaos atau selimut, mengganti kardus dengan plastik packing yang bisa dipadatkan sering lebih murah daripada mengejar diskon ongkir.

Soal tarifnya sendiri, jangan pernah percaya tabel harga per kilogram yang beredar di internet. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos Pasal 18 menyatakan bahwa penyelenggara pos yang menjalankan layanan pos komersial berhak menentukan tarifnya sendiri, dan besaran tarif itu ditetapkan oleh penyelenggara dengan formula perhitungan berbasis biaya. Artinya tarif berbeda antar ekspedisi, berbeda per rute, dan bisa berubah kapan saja. Satu-satunya angka yang layak kamu pakai adalah hasil dari kalkulator ongkir resmi milik ekspedisi bersangkutan, misalnya halaman cek tarif Lion Parcel atau halaman cek ongkir Anteraja, dan halaman serupa yang disediakan ekspedisi lain.

Cara Memilih Ekspedisi Sesuai Produk dan Tujuan Kirim

Tidak ada satu ekspedisi yang cocok untuk semua produk dan semua rute. Toko yang matang biasanya memakai dua sampai tiga ekspedisi sekaligus, lalu mengarahkan pembeli ke pilihan yang paling masuk akal untuk pesanannya. Ini kriteria yang perlu kamu nilai satu per satu:

  • Karakter produk. Barang pecah belah, elektronik, dan kaca butuh ekspedisi yang punya penanganan khusus dan kebijakan klaim yang jelas. Makanan segar butuh layanan cepat dengan jaminan waktu tempuh singkat. Barang berat butuh jalur kargo, bukan paket biasa.
  • Rute dan jangkauan. Ekspedisi yang kuat di Jawa belum tentu punya kurir sampai kecamatan di Kalimantan atau Nusa Tenggara. Uji dulu beberapa kode pos tujuan yang sering muncul di pesananmu sebelum memutuskan.
  • Jam pickup dan lokasi drop point. Buat penjual rumahan tanpa karyawan, jarak ke agen terdekat dan jam terakhir penjemputan sering lebih menentukan daripada selisih ongkir seribu dua ribu rupiah.
  • Kualitas kurir di area pembelimu. Ini yang tidak akan kamu temukan di halaman resmi mana pun. Perhatikan pola komplain yang masuk: kalau keluhan menumpuk di satu kota untuk satu ekspedisi, itu sinyal untuk mengalihkan rute tersebut.
  • Integrasi dengan lapak jualanmu. Kalau kamu berjualan lewat marketplace, pilihan ekspedisi sebagian ditentukan platform. Cek dulu daftar kurir yang aktif di akunmu, misalnya saat menyiapkan toko lewat panduan cara jualan di Shopee atau panduan cara jualan di Tokopedia, karena mengaktifkan kurir yang salah bisa membuat pesananmu batal otomatis.
  • Kejelasan prosedur klaim. Baca dulu syarat klaimnya sebelum masalah terjadi, bukan sesudah. Ekspedisi dengan tarif sedikit lebih mahal tapi klaimnya jelas sering lebih murah dalam hitungan setahun.

Satu hal lagi yang wajib kamu cek: tidak semua barang boleh dikirim. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos Pasal 32 melarang pengguna layanan pos mengirimkan barang yang membahayakan kiriman lain, lingkungan, atau keselamatan orang, dan menyebutkan kategorinya secara eksplisit, mulai dari narkotika dan obat terlarang, barang yang mudah meledak, barang yang mudah terbakar, barang yang mudah rusak dan dapat mencemari lingkungan, sampai barang yang melanggar kesusilaan. Kalau produkmu mengandung cairan mudah terbakar seperti parfum beralkohol atau aerosol, tanyakan dulu ke ekspedisinya, karena aturan tiap moda transportasi berbeda.

Intinya

Pilih ekspedisi berdasarkan karakter produk, rute yang paling sering kamu kirimi, dan kejelasan prosedur klaimnya, bukan berdasarkan siapa yang ongkirnya paling murah hari ini. Uji dengan beberapa kode pos tujuan nyata sebelum memutuskan, dan siapkan minimal satu ekspedisi cadangan.

COD dan Asuransi Pengiriman: Dua Keputusan yang Sering Salah Kaprah

COD atau bayar di tempat menaikkan konversi karena menghilangkan keraguan pembeli yang belum percaya toko baru. Tapi risikonya ditanggung penjual, bukan pembeli, dan ini yang sering baru disadari setelah kejadian.

  • Paket ditolak di depan pintu. Pembeli berubah pikiran, tidak ada di rumah, atau memang iseng. Paket kembali ke kamu, dan pada banyak skema, ongkir kirim serta ongkir retur tetap jadi bebanmu.
  • Barang kembali dalam kondisi tidak layak jual. Paket yang bolak-balik dua kali perjalanan sering datang dengan dus penyok atau segel rusak, sehingga tidak bisa langsung dijual ulang sebagai barang baru.
  • Dana tertahan sampai siklus pencairan. Uang dari pembeli tidak langsung masuk ke rekeningmu. Ada jeda antara kurir menerima uang dan dana dicairkan ke penjual, dan jeda itu memotong modal kerjamu. Kalau modalmu tipis, ini bisa membuat kamu tidak sanggup restock walau penjualan terlihat ramai. Pahami dampaknya lewat pembahasan arus kas usaha sebelum membuka COD tanpa batas.
  • Biaya layanan COD. Skema COD umumnya membebankan biaya layanan yang dipotong dari nilai transaksi. Kalau margin produkmu tipis, potongan ini bisa memakan habis untungmu.

Bukan berarti COD harus dihindari. Yang perlu kamu lakukan adalah membatasi paparannya: batasi nilai maksimum pesanan COD, konfirmasi ulang lewat pesan sebelum paket dikirim, dan pantau rasio paket retur per bulan. Kalau rasio returmu naik terus, kecilkan porsi COD dan dorong pembayaran di muka dengan insentif kecil.

Sekarang soal asuransi. Ini bagian yang paling sering diabaikan padahal angkanya jelas. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2013 Pasal 9 ayat (2) huruf i mengatur bahwa standar pelayanan untuk layanan pos komersial paling sedikit memuat jaminan pemberian ganti rugi atas keterlambatan, kehilangan, ketidaksesuaian layanan, dan kerusakan yang terbukti akibat kelalaian dan kesalahan penyelenggara pos, paling tinggi 10 kali biaya pengiriman, kecuali kiriman yang diasuransikan.

Kalimat terakhir itu yang penting. Tanpa asuransi, acuan batas atas ganti rugi bertumpu pada kelipatan ongkir, bukan nilai barangmu. Ilustrasinya seperti ini, dengan angka ongkir yang sengaja dibuat sebagai contoh:

Ilustrasi selisih risiko tanpa asuransi memakai acuan 10 kali biaya pengiriman (angka ongkir bersifat contoh)
Nilai BarangContoh OngkirAcuan Batas Ganti RugiSelisih yang Kamu Tanggung
Rp150.000Rp20.000Rp200.000Nihil, masih tertutup
Rp750.000Rp25.000Rp250.000Rp500.000
Rp2.500.000Rp35.000Rp350.000Rp2.150.000
Rp6.000.000Rp60.000Rp600.000Rp5.400.000

Aturan praktisnya sederhana: kalau nilai barang lebih besar daripada sepuluh kali ongkirnya, asuransi layak diambil. Biaya premi yang biasanya berupa persentase kecil dari nilai barang jauh lebih murah daripada menanggung sendiri barang hilang. Untuk barang murah dan ringan, asuransi biasanya tidak sepadan, dan kamu cukup mengandalkan packing yang benar.

Standar Packing dan Alur Klaim Kalau Paket Rusak atau Hilang

Packing bukan cuma soal estetika unboxing. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos Pasal 31 ayat (4) menyatakan bahwa ganti rugi tidak ditanggung penyelenggara pos apabila kerusakan terjadi karena sifat atau keadaan barang yang dikirim, atau karena kesalahan dan kelalaian pengguna layanan pos. Dengan kata lain, packing yang asal-asalan adalah cara paling pasti membuat klaimmu gugur sebelum diperiksa.

Standar minimum yang layak kamu terapkan:

  • Lapisan dalam yang menahan benturan. Bubble wrap, kertas kraft yang diremas, atau busa untuk barang keras. Untuk barang pecah belah, bungkus tiap item terpisah, jangan digabung dalam satu lapisan.
  • Rongga diisi penuh. Barang yang bisa bergeser di dalam dus adalah barang yang akan rusak. Guncang dusnya sebelum ditutup, kalau ada bunyi bergerak, tambah pengisi.
  • Dus yang sesuai bobot. Barang berat butuh kardus lapis ganda, bukan kardus bekas mi instan yang sudah lembek. Kardus bekas boleh dipakai selama seratnya masih kaku dan tidak ada bekas basah.
  • Perekat pola huruf H. Rekatkan sambungan tengah dan kedua sisi tepi atas maupun bawah, supaya dus tidak terbuka saat ditumpuk.
  • Label rapi dan tahan air. Resi yang luntur kena hujan membuat paket nyasar. Tempel resi di permukaan datar dan lapisi dengan selotip bening.
  • Foto sebelum dikirim. Ini yang paling murah dan paling sering dilupakan. Foto isi paket, proses packing, dan resi yang tertempel. Tanpa dokumentasi ini, klaimmu bertumpu pada kata-kata saja.

Perlu diingat juga, Pasal 31 ayat (2) undang-undang yang sama mengecualikan tuntutan ganti rugi kalau kehilangan atau kerusakan terjadi karena bencana alam, keadaan darurat, atau hal lain di luar kemampuan manusia. Jadi ada situasi yang memang tidak bisa diklaim ke siapa pun, dan itu alasan lain kenapa asuransi untuk barang bernilai tinggi layak dipertimbangkan.

Papan enam langkah alur klaim paket rusak atau hilang, mulai dari menyimpan bukti sampai hasil klaim berupa ganti rugi cair atau ditolak
Enam langkah mengurus klaim, dari menyiapkan bukti sebelum kirim sampai keputusan akhir ekspedisi.

Kalau paket bermasalah, jangan menunggu pembeli marah dulu. Pasal 31 ayat (5) menegaskan bahwa tenggang waktu dan persyaratan untuk memperoleh ganti rugi ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara penyelenggara pos dan pengguna layanan. Praktiknya, tiap ekspedisi punya batas waktu klaim sendiri yang tertulis di syarat layanan mereka, dan lewat dari batas itu klaimmu otomatis gugur. Jadi begitu status resi berhenti bergerak beberapa hari atau pembeli mengirim foto barang rusak, langsung lapor.

  1. Kumpulkan bukti: foto packing sebelum kirim, foto kondisi barang saat diterima, nomor resi, dan bukti nilai barang seperti invoice atau tangkapan layar pesanan.
  2. Cek riwayat lacak resi, catat tanggal terakhir paket bergerak dan di titik mana berhenti.
  3. Laporkan ke kanal resmi ekspedisi, bukan ke akun media sosial pihak ketiga. Simpan nomor tiket pengaduannya.
  4. Kirim dokumen yang diminta secara lengkap sekali jalan. Klaim yang dokumennya menyusul sering tertahan berminggu-minggu.
  5. Tunggu hasil pemeriksaan, lalu tindak lanjuti secara berkala dengan menyebut nomor tiket.
  6. Sambil menunggu, urus dulu kepuasan pembelimu. Kirim ulang barang atau kembalikan dananya kalau nilainya kecil, karena ulasan buruk jauh lebih mahal daripada satu paket.

Strategi Ongkir yang Menaikkan Konversi Tokomu

Ongkir adalah biaya yang muncul paling akhir dalam perjalanan belanja, tepat saat pembeli sudah menyiapkan diri untuk membayar. Karena itu kejutan ongkir di halaman terakhir terasa jauh lebih menyakitkan daripada harga produk yang tinggi sejak awal. Strategi ongkir yang baik bukan berarti menggratiskannya, tapi membuat angkanya tidak mengejutkan.

Pilihan strategi ongkir dan konsekuensinya untuk toko kecil
StrategiCara KerjaCocok KalauHal yang Harus Dijaga
Gratis ongkir bersyaratBebas ongkir di atas nilai belanja tertentuProdukmu bisa dibeli lebih dari satu sekaligusAmbang batasnya harus menutup ongkir plus margin
Ongkir ditanggung sebagianKamu menanggung sebagian, sisanya dibayar pembeliOngkir ke luar pulau terasa mahalHitung batas subsidi per pesanan supaya tidak bocor
Harga menyerap ongkirOngkir dimasukkan ke harga jual, tampil sebagai bebas ongkirBarang ringan dan tujuan kirim relatif seragamHarga jadi terlihat mahal bagi pembeli dekat
Ongkir apa adanyaPembeli membayar penuh sesuai kalkulator ekspedisiBarang berat, besar, atau bernilai tinggiTampilkan estimasi ongkir sedini mungkin
Gabung pesananBeberapa item digabung dalam satu kirimanPembeli sering memesan berulangAwasi berat volumetrik dus gabungannya

Kalau kamu memilih menyerap ongkir ke dalam harga produk, hitung ulang struktur biayamu dengan benar. Ongkir yang tidak masuk ke perhitungan modal adalah cara paling halus membuat toko terlihat ramai tapi kantong tetap kosong. Panduan cara menentukan harga jual bisa kamu pakai untuk memasukkan komponen ongkir dan biaya packing ke harga akhir tanpa menggerus margin.

Buat kamu yang menjalankan model tanpa menyimpan stok, urusan ongkir punya lapisan tambahan: paket dikirim dari gudang pemasok, sehingga titik asal dan estimasi waktunya bukan di tanganmu. Pastikan kamu tahu persis dari kota mana pemasokmu mengirim sebelum menjanjikan apa pun ke pembeli, dan pelajari alurnya lewat pembahasan jualan di Shopee tanpa stok barang.

Intinya

Jangan menyembunyikan ongkir sampai halaman terakhir. Tampilkan estimasinya sedini mungkin, tawarkan gratis ongkir dengan ambang belanja yang benar-benar menutup biaya, dan pastikan komponen ongkir serta packing sudah masuk ke perhitungan harga jualmu.

Pengalaman yang sering saya temui di lapangan: sebuah toko perlengkapan bayi rumahan mengeluh ongkirnya selalu lebih mahal dari toko sebelah untuk produk yang sama. Setelah diperiksa, penyebabnya bukan ekspedisi, melainkan kardus. Mereka memakai satu ukuran dus besar untuk semua pesanan supaya gampang, termasuk untuk pesanan satu botol susu. Berat volumetrik dusnya membuat setiap kiriman ditagih beberapa kali lipat dari berat aslinya. Setelah menyediakan tiga ukuran dus dan memakai plastik packing untuk barang lunak, ongkir rata-rata per pesanan turun dan keluhan pembeli soal ongkir ikut mereda. Tidak ada negosiasi tarif, tidak ada pindah ekspedisi, cuma mengubah cara mengemas.

Pendapat saya soal ini: banyak penjual kecil memperlakukan pengiriman sebagai urusan teknis di ujung proses, padahal ia bagian dari produk yang kamu jual. Pembeli tidak membedakan antara barangmu dan pengalaman menerimanya. Paket yang datang rapi, tepat waktu, dan dikemas dengan jelas menciptakan pembeli yang kembali lagi, dan itu lebih murah daripada mengejar pembeli baru terus-menerus. Kalau kamu masih bingung memilih kombinasi layanan yang pas untuk skala usahamu, tanya mentor AI Teman Usaha untuk membedah kasusmu sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa ongkir paket saya lebih mahal daripada berat timbangannya?

Karena ekspedisi membandingkan berat aktual dengan berat volumetrik, lalu menagih yang lebih besar. Berat volumetrik dihitung dari dimensi dus, misalnya panjang dikali lebar dikali tinggi dibagi 6.000 pada ketentuan yang dipublikasikan Lion Parcel. Barang ringan tapi berdimensi besar seperti bantal atau lampu rotan hampir selalu ditagih berdasarkan berat volumetriknya.

Ekspedisi mana yang paling murah untuk toko online?

Tidak ada jawaban tunggal yang berlaku untuk semua orang. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos Pasal 18 menyebutkan bahwa penyelenggara layanan pos komersial berhak menentukan tarifnya sendiri dengan formula berbasis biaya, jadi hasilnya berbeda per ekspedisi, per layanan, dan per rute. Cara yang benar adalah memasukkan beberapa kode pos tujuan yang paling sering kamu kirimi ke kalkulator ongkir resmi masing-masing ekspedisi, lalu membandingkan hasilnya untuk kasusmu sendiri.

Apakah pengiriman wajib memakai asuransi?

Tidak wajib secara hukum, tapi ada konsekuensinya. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2013 Pasal 9 ayat (2) huruf i mengatur jaminan ganti rugi paling tinggi 10 kali biaya pengiriman, kecuali kiriman yang diasuransikan. Kalau nilai barangmu melebihi sepuluh kali ongkirnya, selisihnya berpotensi kamu tanggung sendiri, dan di titik itu asuransi biasanya lebih murah daripada risikonya.

Berapa ganti rugi kalau paket hilang dan tidak diasuransikan?

Acuannya paling tinggi 10 kali biaya pengiriman sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2013 Pasal 9 ayat (2) huruf i, dan itu pun hanya berlaku kalau kerugian terbukti akibat kelalaian atau kesalahan penyelenggara pos. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 Pasal 31 ayat (3) juga menyebut bahwa ganti rugi diberikan sesuai kesepakatan antara pengguna layanan dan penyelenggara pos, sehingga besaran akhirnya tetap mengikuti ketentuan klaim ekspedisi yang kamu pakai.

Kenapa klaim paket rusak sering ditolak?

Penyebab paling umum ada di Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009: ganti rugi tidak ditanggung apabila kerusakan terjadi karena sifat atau keadaan barang yang dikirim, atau karena kesalahan dan kelalaian pengguna layanan. Packing yang tipis, rongga dus yang dibiarkan kosong, dan tidak adanya foto sebelum kirim membuat ekspedisi menyimpulkan kerusakan berasal dari sisi pengirim.

Apakah COD aman untuk penjual kecil?

COD bisa menaikkan konversi, tapi risikonya ada di pihak penjual: paket ditolak di alamat tujuan, biaya kirim dan retur tetap berjalan, barang kembali dalam kondisi tidak layak jual, dan dana baru cair setelah siklus pencairan. Cara amannya adalah membatasi nilai maksimum pesanan COD, mengonfirmasi ulang pesanan sebelum paket dikirim, dan memantau rasio paket retur setiap bulan.

Barang apa saja yang dilarang dikirim lewat jasa pengiriman?

Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos Pasal 32 melarang pengiriman barang yang dapat membahayakan kiriman lain, lingkungan, atau keselamatan orang, dengan kategori yang disebut langsung: narkotika, psikotropika, dan obat terlarang lainnya; barang yang mudah meledak; barang yang mudah terbakar; barang yang mudah rusak dan dapat mencemari lingkungan; barang yang melanggar kesusilaan; serta barang lain yang dinyatakan terlarang oleh peraturan perundang-undangan. Di luar daftar itu, tiap ekspedisi masih punya daftar barang terbatasnya sendiri, jadi cek juga syarat layanan mereka.

Kesimpulan

Jasa pengiriman barang bukan urusan teknis yang bisa kamu serahkan sepenuhnya ke kurir. Empat keputusan menentukan hasilnya: tingkatan layanan yang kamu pilih, cara kamu mengemas sehingga berat volumetrik tidak memakan margin, keputusan soal COD dan asuransi, serta cara kamu menampilkan ongkir ke pembeli. Mulailah dari yang paling murah dikerjakan: ukur dan timbang dus produkmu, bandingkan hasil kalkulator ongkir resmi untuk rute yang paling sering kamu layani, lalu perbaiki standar packing supaya klaimmu punya dasar kalau sesuatu terjadi.

Ingat juga batas perlindungannya. Ganti rugi punya acuan paling tinggi 10 kali biaya pengiriman kecuali kirimanmu diasuransikan, dan klaim bisa gugur kalau kerusakan berasal dari packing atau sifat barang itu sendiri. Dokumentasi sebelum kirim, batas waktu klaim yang kamu catat, dan asuransi untuk barang bernilai tinggi adalah tiga pengaman paling murah yang bisa kamu pasang sekarang. Kalau kamu ingin membedah kasus tokomu sendiri, tanya mentor AI Teman Usaha kapan saja.

Sumber

Tim Teman Usaha

Ditulis oleh tim Teman Usaha, AI mentor bisnis untuk calon pengusaha dan UMKM. Rujukan resmi dicek sebelum terbit. Kenalan dengan kami

Baca juga

Artikel terkait