Riset data Teman Usaha

Kredit UMKM bank umum 2016-2026: tumbuh 1,59%, porsinya turun ke titik terendah.

Kredit UMKM bank umum per Juli 2026 tercatat Rp1.523,97 triliun, hanya tumbuh 1,59% dibanding Juli 2025, sementara total kredit bank umum tumbuh 13,28%. Porsi UMKM turun ke 17,32%, terendah dalam 122 bulan data Bank Indonesia sejak Juni 2016. Di dalam UMKM, porsi kredit usaha mikro naik dari 23,45% menjadi 43,57%.

Diterbitkan 2 Oktober 2026 · Diperbarui 2 Oktober 2026 · Data sampai Juli 2026 · Oleh Ahmad Thariq Syauqi, Teman Usaha

Kredit UMKM Juli 2026Rp1.523,97 triliunbank umum, rupiah dan valas
Pertumbuhan setahun+1,59%total kredit bank umum +13,28%
Porsi UMKM17,32%puncak 21,98% (Februari 2022)
Porsi usaha mikro43,57%dari kredit UMKM, Juni 2016: 23,45%
Temuan utama

Lima temuan dari 122 bulan data

  1. Kredit UMKM nyaris jalan di tempat. Dalam setahun sampai Juli 2026, kredit UMKM naik 1,59%, jauh di bawah total kredit bank umum yang naik 13,28%. Periode Juni 2016 sampai Desember 2024, keduanya masih tumbuh seiring: rata-rata 7,33% per tahun untuk UMKM dan 7,42% untuk total kredit bank umum.
  2. Porsi UMKM di titik terendah. Porsi kredit UMKM terhadap kredit bank umum sempat mencapai 21,98% pada Februari 2022, lalu turun ke 17,32% pada Juli 2026, angka terendah sepanjang seri.
  3. Kredit UMKM makin didominasi usaha mikro. Porsi mikro naik dari 23,45% (Juni 2016) menjadi 43,57%. Antara Juni 2016 dan Desember 2024 kredit mikro tumbuh rata-rata 15,68% per tahun, sedangkan kredit usaha menengah menyusut 1,32% per tahun. Porsi usaha menengah turun dari 46,72% menjadi 22,21%.
  4. Kredit berpenjaminan membesar. Kredit UMKM dengan penjaminan tertentu (definisi BI: kredit yang dijamin oleh penjamin tertentu yang memenuhi persyaratan) naik dari Rp29,56 triliun pada Juni 2016 menjadi Rp455,37 triliun pada Juli 2026, atau 29,88% dari kredit UMKM. Untuk usaha mikro saja, 49,85% kreditnya masuk kategori ini.
  5. Peta sektor bergeser dari dagang ke pertanian. Porsi pertanian, kehutanan dan perikanan naik dari 8,77% menjadi 20,03%, sementara porsi perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan motor turun dari 52,98% menjadi 42,95%. Perdagangan tetap sektor terbesar, tetapi kreditnya turun 4,36% dalam setahun terakhir.
0%10%20%30%40%50%20172019202120232025seri LBUT
Merah: porsi kredit UMKM terhadap total kredit bank umum. Biru: porsi kredit usaha mikro di dalam kredit UMKM. Garis putus-putus menandai pergantian cakupan data BI pada Januari 2025. Sumber: diolah Teman Usaha dari SEKI Bank Indonesia Tabel I.16 dan I.4.
Tabel data

Kredit UMKM per akhir tahun, Juni 2016 sampai Juli 2026

Posisi kredit UMKM bank umum (triliun rupiah) dan porsinya. Sumber: diolah dari SEKI Bank Indonesia Tabel I.16 dan I.4.
PosisiKredit UMKMTumbuh (yoy)Porsi dari kredit bank umumMikroKecilMenengahPorsi mikro
Juni 2016827,26-20,11%194,00246,78386,4923,45%
Desember 2016856,96-19,86%195,62255,50405,8322,83%
Desember 2017942,39+9,97%20,19%221,41282,77438,2023,49%
Desember 20181.032,64+9,58%19,80%251,34312,07469,2424,34%
Desember 20191.111,34+7,62%20,15%283,70343,79483,8425,53%
Desember 20201.091,23-1,81%20,34%247,18353,13490,9322,65%
Desember 20211.223,43+12,11%21,74%389,89459,74373,7931,87%
Desember 20221.351,25+10,45%21,64%532,72466,71351,8239,42%
Desember 20231.460,16+8,06%21,19%662,36461,11336,6945,36%
Desember 20241.509,42+3,37%19,96%669,06495,18345,1744,33%
Desember 20251.505,28-0,27%18,19%637,77529,09338,4242,37%
Juli 20261.523,97+1,59%17,32%663,94521,58338,4543,57%

Pertumbuhan baris Desember dibanding Desember tahun sebelumnya; baris Juli 2026 dibanding Juli 2025. Baris Juni 2016 adalah titik awal seri.

Kredit UMKM per lapangan usaha (10 terbesar)

Porsi tiap sektor di dalam kredit UMKM bank umum. Sumber: diolah dari SEKI Bank Indonesia Tabel I.16.
Lapangan usahaKredit Juli 2026 (triliun Rp)Porsi Juni 2016Porsi Juli 2026Tumbuh per tahun 2016-2024Tumbuh setahun terakhir
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Motor654,4752,98%42,95%+5,53%-4,36%
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan305,248,77%20,03%+17,17%+6,05%
Industri Pengolahan143,379,80%9,41%+7,40%+1,03%
Jasa Lainnya91,574,88%6,01%+9,54%+10,22%
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum77,673,53%5,10%+11,13%+7,36%
Konstruksi53,896,06%3,54%+0,97%+5,58%
Transportasi dan Pergudangan51,512,98%3,38%+9,23%-1,32%
Jasa Perusahaan42,153,54%2,77%+3,26%+6,75%
Real Estate31,891,69%2,09%+4,53%+58,72%
Jasa Keuangan dan Komunikasi19,772,44%1,30%-3,64%+5,04%

Data lengkap 17 lapangan usaha per bulan ada di CSV sektor di bawah. Nama sektor mengikuti label tabel BI.

Metodologi

Sumber data, cara hitung, dan keterbatasan

Sumber data

  • SEKI Tabel I.16, Posisi Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah Bank Umum (miliar rupiah, termasuk bank umum syariah dan unit usaha syariah sejak Juni 2016).
  • SEKI Tabel I.4, Posisi Pinjaman/Kredit Rupiah dan Valas Bank Umum dan BPR menurut Kelompok Bank. Total kredit bank umum dihitung sebagai jumlah empat kelompok bank umum, tanpa BPR.
  • Kedua tabel diunduh dari halaman Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia Bank Indonesia pada 2 Oktober 2026.

Cara hitung

  • Periode: Juni 2016 sampai Juli 2026, 122 titik data bulanan. Juni 2016 adalah bulan pertama seri dengan cakupan bank syariah.
  • Pertumbuhan tahunan (yoy) membandingkan posisi dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan rata-rata per tahun adalah laju majemuk (CAGR) dari Juni 2016 sampai Desember 2024.
  • Porsi UMKM = kredit UMKM bank umum dibagi total kredit bank umum pada bulan yang sama.
  • Semua angka dihitung skrip dari file asli BI, lalu dibulatkan dua desimal. Tidak ada angka yang diketik ulang manual.

Keterbatasan

  • Sejak Januari 2025 BI memakai Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT): kredit UMKM tidak lagi memasukkan kantor cabang bank luar negeri, dan klasifikasi sektor memakai KBLI 2015. Kami memakai seri lama sampai Desember 2024 dan seri baru mulai Januari 2025. Pada tiga bulan yang tersedia di kedua seri (Januari sampai Maret 2025) selisih total kredit UMKM paling besar 0,03%, tetapi angka per sektor bisa bergeser lebih besar karena perubahan KBLI. Karena itu laju per sektor jangka panjang hanya dihitung sampai Desember 2024.
  • Total kredit bank umum (penyebut porsi) tetap memasukkan kantor cabang bank luar negeri, sehingga porsi UMKM sejak 2025 sedikit lebih rendah dibanding jika kantor cabang luar negeri dikeluarkan.
  • Angka nominal, belum disesuaikan inflasi. Data bulan terakhir bisa direvisi BI pada rilis berikutnya.
  • Data ini hanya mencakup bank umum. Kredit UMKM dari BPR, koperasi, pegadaian, dan fintech lending tidak termasuk.
  • Kategori "kredit dengan penjaminan tertentu" mengikuti definisi BI dan tidak dipecah per program, jadi tidak bisa dibaca sebagai angka KUR.
Unduh dan kutip

Data terbuka, boleh dipakai ulang

Data olahan dan tabel di halaman ini boleh dikutip dan dipakai ulang dengan lisensi CC BY 4.0, dengan atribusi tautan ke temanusaha.com. Contoh atribusi: "Sumber: Teman Usaha (temanusaha.com), diolah dari SEKI Bank Indonesia." Data mentah tetap milik Bank Indonesia.

Artinya buat kamu yang mau mulai usaha

Bank masih menyalurkan kredit ke usaha mikro dalam jumlah besar, tetapi pertumbuhannya melambat. Peluang paling realistis untuk usaha baru biasanya lewat skema berbunga rendah seperti KUR. Hitung cicilannya dulu dengan simulasi KUR, pastikan kebutuhan modalnya lewat kalkulator modal usaha, dan siapkan bisnis plan sebelum datang ke bank. Halaman ini edukasi data, bukan nasihat keuangan.