Blog · 11 Oktober 2026

Jualan di Shopee atau TikTok Shop? Bandingkan Potongan dan Cara Kerjanya

Jualan di Shopee atau TikTok Shop? Bandingkan potongan wajib resmi 2026, komisi dinamis per kategori, simulasi produk yang sama, dan cara memilih platform.

Ilustrasi garis: timbangan dengan dua ponsel, kiri berisi etalase toko dan paket, kanan berisi panggung video dengan kamera dan lampu, koin di kedua sisi

Jualan di Shopee atau TikTok Shop sebaiknya dipilih berdasarkan cara pembeli menemukan produkmu dan berapa potongan yang sanggup ditanggung marginmu. Shopee cocok untuk pembeli yang sudah tahu mau beli apa dan mencarinya lewat kolom pencarian, dengan potongan wajib biaya admin 2,50% sampai 10,00% plus Rp1.250 per pesanan. TikTok Shop cocok untuk produk yang laku karena diperagakan lewat video atau live, tetapi daftar potongan wajibnya lebih panjang: komisi platform, komisi dinamis 3% sampai 8%, biaya pemrosesan Rp1.250, dan biaya layanan logistik.

Artikel ini membandingkan keduanya secara jujur dari sisi yang paling menentukan untung rugi UMKM: struktur potongan resmi per Oktober 2026, simulasi hitungan untuk produk yang sama, cara pembeli menemukan produk, dan kebutuhan kerja harian. Semua angka biaya dikutip dari pusat edukasi penjual resmi kedua platform beserta tanggal pembaruannya.

Perbandingan Potongan Wajib Shopee dan TikTok Shop

Potongan wajib adalah biaya yang tetap kena walaupun kamu tidak ikut program promosi apa pun. Di sinilah perbedaan terbesar kedua platform. Halaman Ringkasan Jenis Biaya untuk Berjualan di Shopee (diperbarui 31 Juli 2026) menulis potongan wajib penjual Non-Star dan Star hanya dua: biaya administrasi sesuai kategori dan biaya proses pesanan. Sementara halaman Pengenalan Biaya Penjual Tokopedia & TikTok Shop (diperbarui 15 September 2026) memasukkan lima biaya ke kelompok Biaya Utama Platform.

Potongan wajib penjual non-Mall di Shopee dan TikTok Shop (sumber resmi, per September 2026)
KomponenShopee (Non-Star dan Star)TikTok Shop by Tokopedia (non-Mall)
Komisi atau biaya admin per kategori2,50% sampai 10,00%Komisi Platform 2,5% sampai 12,20%
Komisi tambahan wajibTidak adaKomisi Dinamis 3% sampai 8%, maksimal Rp60.000 per produk
Biaya per pesananBiaya Proses Pesanan Rp1.250Biaya Pemrosesan Pesanan Rp1.250
Biaya logistikTidak ada di daftar wajibBiaya Layanan Logistik Rp540 sampai Rp5.060 per pesanan
Batas maksimum komisi utamaTidak ada batasKomisi Dinamis dibatasi Rp60.000 per produk
Keringanan penjual baruTidak ada untuk yang mengunggah produk pertama mulai 1 Agustus 202650 pesanan pertama bebas Biaya Pemrosesan (dikembalikan tiap akhir bulan)

Dua hal perlu digarisbawahi. Pertama, di TikTok Shop komisi platform dan komisi dinamis sama-sama dihitung dari harga produk dikurangi diskon penjual, lalu dijumlahkan. Halaman Biaya Komisi Dinamis (diperbarui 16 September 2026) menyebut komisi dinamis berlaku untuk semua penjual di Indonesia sebagai paket manfaat promosi dasar, seperti gratis ongkir yang ditingkatkan dan bonus cashback. Kedua, tarif komisi platform TikTok Shop berbeda per sub-kategori dan berbeda antara penjual Mall dan non-Mall; tabel lengkapnya ada di lampiran PDF pada halaman Biaya Komisi Platform, plus kalkulator perkiraan biaya yang bisa diunduh.

Perbandingan potongan wajib: Shopee dua komponen yaitu admin 2,5 sampai 10 persen dan Rp1.250, TikTok Shop empat komponen yaitu komisi platform 2,5 sampai 12,2 persen, komisi dinamis 3 sampai 8 persen, Rp1.250, dan logistik Rp540 sampai Rp5.060
Jumlah komponen potongan wajib di kedua platform. Sumber: Pusat Edukasi Penjual Shopee (31 Juli 2026) dan Pusat Edukasi TikTok Shop by Tokopedia (15 dan 16 September 2026).
Intinya

Potongan wajib Shopee untuk penjual Non-Star: admin 2,50% sampai 10,00% plus Rp1.250. Potongan wajib TikTok Shop: komisi platform 2,5% sampai 12,20%, ditambah komisi dinamis 3% sampai 8% (maksimal Rp60.000 per produk), Rp1.250 per pesanan, dan biaya logistik Rp540 sampai Rp5.060. Untuk produk yang sama, potongan wajib TikTok Shop cenderung lebih besar, sedangkan Shopee menaruh lebih banyak biaya di program opsional.

Tarif Komisi Dinamis TikTok Shop per Kategori

Karena komisi dinamis berlaku untuk semua penjual, angka ini wajib masuk hitungan harga jualmu di TikTok Shop. Berikut tarifnya per kategori sesuai halaman resmi per 16 September 2026, sudah termasuk pajak dan dibatasi Rp60.000 per item:

Tarif Komisi Dinamis TikTok Shop by Tokopedia per kategori (per 16 September 2026, maksimal Rp60.000 per item)
KategoriKomisi dinamis
Telepon & Elektronik3,00%
Komputer & Peralatan Kantor4,00%
Aksesoris Perhiasan & Turunannya4,50%
Peralatan Rumah Tangga, Produk Virtual, Pemesanan & Voucher6,00%
Makanan & Minuman, Kesehatan, Olahraga, Furnitur6,50%
Kecantikan & Perawatan Pribadi, Bayi & Ibu Hamil, Perkakas7,00%
Aksesoris Fesyen, Busana Anak-Anak, Otomotif, Perbaikan Rumah7,50%
Pakaian Wanita, Pakaian Pria, Busana Muslim, Sepatu, Koper & Tas, Mainan & Hobi, Peralatan Dapur8,00%

Rumusnya: (harga produk dikurangi diskon penjual) dikali tarif. Ongkir dan diskon dari platform tidak ikut dihitung. Ada satu aturan yang berbeda dari Shopee dan sering mengejutkan penjual baru: komisi dinamis dikenakan pada semua pesanan yang berhasil dikirim, dan kalau pesanan yang sudah terkirim kemudian diretur atau dananya dikembalikan, komisi dinamisnya tidak dikembalikan ke penjual. Aturan serupa berlaku untuk biaya pemrosesan pesanan, sesuai halaman Biaya Pemrosesan Order (diperbarui 28 April 2026). Artinya, produk yang rawan retur, seperti pakaian dengan ukuran yang membingungkan, perlu deskripsi dan panduan ukuran yang sangat jelas di TikTok Shop.

Simulasi: Produk yang Sama, Potongan yang Berbeda

Ambil contoh kaos wanita seharga Rp100.000 tanpa diskon, dijual oleh penjual biasa (bukan Mall) yang tidak ikut program opsional apa pun. Ini hitungan ilustrasi Teman Usaha memakai tarif resmi di atas.

  • Shopee: atasan wanita kena biaya admin 8,25% menurut rincian biaya Shopee per kategori produk, yaitu Rp8.250, ditambah biaya proses pesanan Rp1.250. Total potongan Rp9.500.
  • TikTok Shop: komisi dinamis pakaian wanita 8% atau Rp8.000, biaya pemrosesan Rp1.250, biaya logistik minimal Rp540, ditambah komisi platform yang tarifnya tergantung sub-kategori. Bahkan kalau kita pakai tarif komisi platform terendah 2,5% (Rp2.500), total potongan wajibnya sudah minimal Rp12.290.
Grafik batang simulasi potongan kaos wanita Rp100.000: Shopee Rp9.500, TikTok Shop minimal Rp12.290 dengan asumsi komisi platform terendah 2,5 persen
Simulasi potongan wajib untuk kaos wanita Rp100.000. Angka TikTok Shop adalah batas bawah karena komisi platform dihitung dengan tarif terendah. Hitungan ilustrasi Teman Usaha.

Angka TikTok Shop di atas adalah batas bawah, bukan angka pasti, karena komisi platform sub-kategori kaos bisa lebih tinggi dari 2,5%. Untuk angka tepat produkmu, unduh kalkulator perkiraan biaya di halaman Biaya Komisi Platform dan masukkan kategorimu. Halaman itu juga menjelaskan bahwa penjual yang memakai GMV Max (iklan) atau bergabung ke program Growth Xtra bisa mendapat diskon komisi platform, jadi tarif efektifnya bisa turun kalau kamu memang berencana beriklan.

Pelajarannya bukan "TikTok Shop lebih mahal, jangan dipakai". Pelajarannya: harga jual yang sama di dua platform menghasilkan margin yang berbeda. Kalau kamu berjualan di keduanya, wajar memasang harga sedikit berbeda, atau minimal menghitung margin terpisah per platform. Panduan menghitungnya ada di artikel cara menentukan harga jual, dan rincian potongan Shopee per kategori ada di potongan jualan di Shopee.

!
Biaya kedua platform berubah cepat

Sepanjang 2026 saja, batas maksimum komisi dinamis TikTok Shop sudah berubah dua kali (dari maksimal Rp40.000 menjadi Rp650.000 per item mulai 18 Mei 2026 menurut lampiran resmi "Biaya Komisi Platform Mulai 18 Mei 2026" di halaman Biaya Komisi Platform, lalu Rp60.000 per item di halaman yang diperbarui 16 September 2026), dan Shopee menghapus masa bebas biaya admin untuk penjual yang mengunggah produk pertama mulai 1 Agustus 2026. Selalu cek tanggal pembaruan di halaman resmi sebelum memakai angka mana pun, termasuk angka di artikel ini.

Biaya Opsional: Di Sini Shopee Lebih Banyak Pilihan

Kalau potongan wajib TikTok Shop lebih panjang, Shopee justru menaruh banyak biaya di program opsional. Menurut halaman ringkasan biaya Shopee, programnya antara lain Gratis Ongkir XTRA (1,00% sampai 8,00% untuk ukuran biasa, maksimal Rp40.000 per kuantitas), Promo XTRA (4,50%, maksimal Rp60.000), Promo XTRA+ (6,50%, maksimal Rp80.000), serta Shopee Live XTRA dan Video XTRA (3%, atau 2% kalau ikut Promo XTRA, maksimal Rp20.000). Kalau semuanya diikuti plus menjual pre-order, total potongan penjual Non-Star bisa mencapai 11% sampai 25,50% ditambah Rp1.250.

Di TikTok Shop, program opsional yang tercantum di halaman Pengenalan Biaya Penjual antara lain Growth Xtra (reguler 2% sampai 4%, atau versi Super 2% dengan batas Rp20.000 per produk), Swift Accelerator Program, dan promo PayLater. Biaya pemasaran seperti komisi afiliasi kreator dan iklan GMV Max juga terpisah. Komisi afiliasi besarnya kamu sendiri yang tentukan saat membuka kolaborasi dengan kreator.

Jadi perbandingan yang adil bukan sekadar "mana yang lebih murah", melainkan "berapa total potongan setelah program yang benar-benar akan kamu ikuti". Penjual yang tidak ikut program apa pun di Shopee membayar lebih sedikit dibanding di TikTok Shop. Penjual yang ikut semua program Shopee bisa membayar lebih banyak.

Cara Pembeli Menemukan Produk di Masing-Masing Platform

Biaya baru separuh cerita. Separuh lainnya adalah dari mana pembeli datang, dan ini menentukan jenis kerja harian yang harus kamu lakukan.

Perbedaan cara kerja jualan di Shopee dan TikTok Shop untuk penjual kecil
AspekShopeeTikTok Shop
Pintu masuk pembeliPencarian dan rekomendasi di aplikasi belanjaVideo dan live di feed, keranjang kuning
Cocok untukBarang yang sudah dicari orang (kebutuhan rutin, suku cadang, bahan pokok)Barang yang perlu diperagakan atau memicu beli spontan (fashion, kecantikan, gadget kecil)
Kerja harian utamaMerapikan daftar produk, voucher, membalas chat, mengirim cepatMembuat konten rutin, live, kerja sama dengan kreator afiliasi
Aset yang terkumpulUlasan dan reputasi tokoPengikut akun dan konten yang bisa terus ditonton
Risiko utamaPersaingan harga dengan toko sejenisPenjualan naik turun mengikuti performa konten

Dari pengalaman mendampingi UMKM, banyak penjual kecil gagal di TikTok Shop bukan karena biayanya, tetapi karena tidak sanggup membuat konten secara rutin. Sebaliknya, banyak yang mandek di Shopee karena halaman produknya seadanya dan tidak pernah dirapikan. Pilih platform yang kerja hariannya paling mungkin kamu jalani secara konsisten. Di kedua platform, foto yang jelas tetap jadi modal dasar; panduan foto produk modal HP berlaku untuk keduanya, dan kalau nanti mau beriklan di TikTok, baca dulu TikTok Ads untuk UMKM. Langkah teknis membuka toko di masing-masing platform ada di panduan cara jualan di Shopee dan cara jualan di TikTok Shop.

Jadi Pilih yang Mana? Panduan Keputusan Cepat

Alur keputusan memilih Shopee atau TikTok Shop: cek apakah produk sudah dicari orang, cek kesanggupan bikin konten rutin, hitung margin setelah potongan wajib, mulai di satu platform, lalu tambah platform kedua
Lima langkah memilih platform pertama. Disusun Teman Usaha dari struktur biaya resmi dan cara kerja kedua platform.
  1. Apakah produkmu sudah dicari orang? Kalau pembeli biasanya mengetik nama barangnya, misalnya bahan kue atau aksesoris HP tertentu, mulai di Shopee.
  2. Apakah produkmu lebih laku kalau diperagakan? Kalau ya, dan kamu sanggup membuat video atau live beberapa kali seminggu, TikTok Shop layak jadi kanal utama.
  3. Hitung margin setelah potongan wajib di masing-masing platform. Kalau margin di TikTok Shop habis setelah komisi platform, komisi dinamis, dan biaya logistik, naikkan harga atau pilih produk lain untuk TikTok.
  4. Mulai di satu platform dulu. Kuasai satu sampai pesanan rutin, baru buka yang kedua. Mengelola dua toko sekaligus sejak hari pertama sering membuat keduanya setengah jalan.
  5. Tambah platform kedua sebagai kanal pelengkap. Banyak penjual memakai TikTok Shop untuk menarik pembeli baru lewat konten, lalu Shopee untuk pembelian ulang. Gambaran besar soal memilih kanal ada di artikel marketplace adalah.
Pro Tip

Kalau masih ragu, uji dengan satu produk andalan di kedua platform selama sebulan. Catat pesanan, potongan per pesanan dari rincian penghasilan, dan waktu yang kamu habiskan. Data sebulan dari tokomu sendiri jauh lebih berguna daripada opini siapa pun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lebih untung jualan di Shopee atau TikTok Shop?

Untuk penjual yang tidak ikut program opsional, potongan wajib Shopee lebih ringan: admin 2,50% sampai 10,00% plus Rp1.250. TikTok Shop menambahkan komisi dinamis dan biaya logistik di atas komisi platform. Tetapi untung rugi juga tergantung seberapa banyak pesanan yang bisa kamu dapat di masing-masing platform.

Berapa persen potongan jualan di TikTok Shop?

Per September 2026, potongan wajibnya terdiri dari komisi platform 2,5% sampai 12,20% sesuai sub-kategori, komisi dinamis 3% sampai 8% dengan batas Rp60.000 per produk, biaya pemrosesan Rp1.250 per pesanan, dan biaya layanan logistik Rp540 sampai Rp5.060 per pesanan. Program opsional dan iklan menambah biaya terpisah.

Berapa persen potongan jualan di Shopee?

Untuk penjual Non-Star dan Star, biaya admin 2,50% sampai 10,00% sesuai kategori ditambah Rp1.250 per pesanan selesai. Kalau ikut semua program opsional dan menjual pre-order, total potongan bisa mencapai 11% sampai 25,50% ditambah Rp1.250.

Apakah komisi TikTok Shop dikembalikan kalau barang diretur?

Untuk pesanan yang sudah berhasil dikirim lalu diretur atau dikembalikan dananya, komisi dinamis dan biaya pemrosesan tidak dikembalikan ke penjual, sesuai halaman resmi TikTok Shop by Tokopedia. Pengembalian biaya hanya berlaku untuk pesanan yang belum terkirim, jadi tekan risiko retur dengan deskripsi dan panduan ukuran yang jelas.

Apakah penjual baru dapat keringanan biaya?

Di TikTok Shop by Tokopedia, penjual baru mendapat 50 pesanan pertama tanpa biaya pemrosesan, diberikan sebagai pengembalian di akhir bulan. Di Shopee, penjual yang mengunggah produk pertama mulai 1 Agustus 2026 langsung dikenakan biaya admin dan biaya proses pesanan.

Apakah TikTok Shop dan Tokopedia sekarang satu sistem?

Ya, untuk sisi penjual. Pusat edukasi resminya menuliskan kategorisasi biaya penjual berlaku untuk Tokopedia dan TikTok Shop sekaligus, dan halaman biaya pemrosesan menyebut aturan itu berlaku bagi penjual Tokopedia yang telah terintegrasi maupun penjual TikTok Shop by Tokopedia. Struktur potongan di artikel ini berlaku untuk keduanya.

Boleh jualan di Shopee dan TikTok Shop sekaligus?

Boleh, dan banyak penjual melakukannya. Saran kami, mulai dari satu platform sampai pesanan rutin, lalu tambah yang kedua. Hitung harga dan margin terpisah per platform karena struktur potongannya berbeda.

Platform mana yang lebih cocok untuk produk makanan?

Tergantung jenisnya. Makanan yang sudah dicari orang, seperti bahan kue atau bumbu, cenderung cocok di pencarian Shopee. Makanan yang menarik dilihat, seperti camilan unik atau produk viral, bisa laku lewat video di TikTok Shop, dengan komisi dinamis kategori makanan dan minuman 6,50%.

Kesimpulan

Memilih jualan di Shopee atau TikTok Shop sebaiknya dimulai dari dua pertanyaan: bagaimana pembeli menemukan produkmu, dan berapa potongan yang sanggup ditanggung marginmu. Shopee punya potongan wajib yang lebih sedikit dan cocok untuk barang yang sudah dicari orang. TikTok Shop punya potongan wajib yang lebih panjang, tetapi membuka pintu pembeli baru lewat konten dan live. Untuk produk yang sama, hitung marginnya terpisah per platform.

Kalau kamu ingin dibantu menimbang produk dan platform yang paling pas untuk kondisimu, ngobrol dengan mentor AI Teman Usaha, atau hitung dulu kebutuhan modalnya di kalkulator modal usaha. Setelah toko jalan, lanjutkan dengan tips jualan di Shopee biar laris.

Sumber

Ahmad Thariq Syauqi

Founder Creativism dan penanggung jawab Teman Usaha. Rujukan resmi dicek sebelum terbit. Lihat profil penulis

Baca juga

Artikel terkait