Blog · 14 Juli 2026

Tabel KUR BRI 2026: Angsuran Semua Plafon dan Tenor

Tabel KUR BRI 2026 lengkap: angsuran per plafon Rp5 juta sampai Rp500 juta, bunga 3-6 persen efektif per tahun, syarat, dan cara pengajuan untuk pemula.

Ilustrasi tabel angsuran KUR BRI: papan tabel dengan tumpukan koin rupiah, kalkulator, dan kios usaha kecil bergaya papan permainan

Tabel KUR BRI 2026 memuat tiga skema utama: KUR Super Mikro (plafon sampai Rp10 juta, bunga 3 persen efektif per tahun), KUR Mikro (di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta, bunga 6 persen), dan KUR Kecil (di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta, bunga 6 persen pada akad pertama). Angsuran bulanannya bergantung pada plafon dan tenor. Contohnya, pinjaman Rp10 juta tenor 12 bulan sekitar Rp847 ribu per bulan, Rp50 juta tenor 36 bulan sekitar Rp1,52 juta, dan Rp100 juta tenor 60 bulan sekitar Rp1,93 juta. Angka ini simulasi anuitas dari bunga resmi Permenko No. 1 Tahun 2026 (berlaku 13 Januari 2026); angsuran final ditetapkan bank.

Satu hal dulu sebelum masuk tabel: KUR itu tetap utang, bukan bantuan. Bedanya dengan kredit biasa, bunganya disubsidi pemerintah sehingga jadi pinjaman formal termurah yang bisa diakses pemilik usaha kecil. Kalau kamu baru mau mulai usaha dan sedang menghitung kebutuhan modal, coba dulu kalkulator modal usaha supaya tahu berapa yang benar-benar perlu dipinjam, jangan asal ambil plafon besar.

Tabel KUR BRI 2026 per Skema Pinjaman

Ini ringkasan skema KUR yang berlaku tahun 2026. Dasar hukumnya Permenko No. 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (status Berlaku di JDIH BPK, belum ada peraturan perubahan per 11 Oktober 2026). Tiap baris di bawah mencantumkan pasal sumbernya, dan angka plafon, bunga awal, serta tenor KUR Mikro dan Kecil juga tercantum di situs resmi BRI.

Skema KUR BRI 2026 (Permenko No. 1 Tahun 2026, berlaku 13 Januari 2026). Semua angka dicek ulang ke sumber pada 11 Oktober 2026.
Skema Plafon Bunga efektif per tahun Tenor maksimal Agunan tambahan Sumber per baris (dicek 11 Okt 2026)
KUR Super Mikro Sampai Rp10 juta 3% 3 tahun modal kerja, 5 tahun investasi Tidak boleh diminta Pasal 29, 30, 31, dan 20 Permenko 1/2026 (PDF JDIH BPK)
KUR Mikro Di atas Rp10 juta s.d. Rp100 juta 6% (7% akad kedua, khusus perdagangan non-ekspor) 3 tahun modal kerja, 5 tahun investasi Tidak boleh diminta Pasal 36, 37, 38, dan 20 Permenko 1/2026 (PDF JDIH BPK); bri.co.id/web/guest/kur
KUR Kecil Di atas Rp100 juta s.d. Rp500 juta 6% (naik 7%, 8%, 9% per akad, khusus perdagangan non-ekspor) 4 tahun modal kerja, 5 tahun investasi Bank boleh minta (mis. sertifikat, BPKB) Pasal 43, 44, 45, dan 20 ayat (2) Permenko 1/2026 (PDF JDIH BPK); bri.co.id/web/guest/kur

Selain tiga skema di atas, ada KUR Khusus untuk kelompok atau klaster usaha (pertanian, peternakan, perikanan) dengan plafon sampai Rp500 juta, dan KUR Penempatan PMI untuk pekerja migran. Tapi untuk kamu yang baru mulai usaha sendirian, hampir pasti pintu masuknya lewat Super Mikro atau Mikro.

Catatan penting soal bunga: angka 3 dan 6 persen itu per tahun, bukan per bulan, dan sifatnya efektif. Artinya bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman yang makin lama makin kecil, jadi beban totalnya lebih ringan dibanding bunga flat dengan angka yang sama.

Tabel Angsuran KUR Super Mikro BRI

KUR Super Mikro cocok untuk usaha yang benar-benar baru, termasuk ibu rumah tangga produktif dan pekerja yang terkena PHK. Plafonnya sampai Rp10 juta, tanpa agunan tambahan, bunga 3 persen efektif per tahun. Berikut perkiraan angsuran bulanannya dengan perhitungan anuitas.

Perkiraan angsuran KUR Super Mikro, bunga 3% efektif per tahun (anuitas)
Plafon Tenor 12 bulan Tenor 24 bulan Tenor 36 bulan
Rp5.000.000 Rp423.468 Rp214.906 Rp145.406
Rp10.000.000 Rp846.937 Rp429.812 Rp290.812

Sebagai gambaran betapa ringannya: pinjam Rp10 juta tenor 12 bulan, total yang kamu bayar sekitar Rp10,16 juta. Total bunganya cuma sekitar Rp163 ribu setahun. Bandingkan dengan pinjaman online yang batas manfaat ekonominya dihitung per hari; selisihnya bisa jutaan rupiah.

Tabel Angsuran KUR Mikro dan KUR Kecil BRI

Ini bagian yang paling sering dicari. Perkiraan angsuran di bawah memakai bunga 6 persen efektif per tahun dengan metode anuitas. Untuk KUR Mikro, tenor modal kerja maksimal 3 tahun, jadi tabelnya sampai 36 bulan.

Perkiraan angsuran KUR Mikro BRI, bunga 6% efektif per tahun (anuitas)
Plafon Tenor 12 bulan Tenor 24 bulan Tenor 36 bulan
Rp10.000.000 Rp860.664 Rp443.206 Rp304.219
Rp25.000.000 Rp2.151.661 Rp1.108.015 Rp760.548
Rp50.000.000 Rp4.303.321 Rp2.216.031 Rp1.521.097
Rp75.000.000 Rp6.454.982 Rp3.324.046 Rp2.281.645
Rp100.000.000 Rp8.606.643 Rp4.432.061 Rp3.042.194

Untuk KUR Kecil (plafon di atas Rp100 juta), tenor modal kerja bisa sampai 4 tahun dan investasi sampai 5 tahun. Berikut perkiraannya untuk tenor 24 sampai 48 bulan.

Perkiraan angsuran KUR Kecil BRI, bunga 6% efektif per tahun (anuitas)
Plafon Tenor 24 bulan Tenor 36 bulan Tenor 48 bulan
Rp150.000.000 Rp6.648.092 Rp4.563.291 Rp3.522.754
Rp200.000.000 Rp8.864.122 Rp6.084.387 Rp4.697.006
Rp300.000.000 Rp13.296.183 Rp9.126.581 Rp7.045.509
Rp500.000.000 Rp22.160.305 Rp15.210.969 Rp11.742.515
!
Penting: ini perkiraan, bukan tabel resmi bank

Angka di atas dihitung dengan rumus anuitas standar dari suku bunga program (3% dan 6% efektif per tahun sesuai Permenko 1/2026 dan situs BRI). Angsuran final di akad kredit bisa sedikit berbeda tergantung tanggal pencairan, pembulatan, dan kebijakan cabang. Selalu minta simulasi tertulis dari petugas bank sebelum tanda tangan.

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Lengkap: Plafon Rp10 Juta sampai Rp500 Juta

Tabel matriks di bawah merangkum perkiraan angsuran bulanan untuk plafon Rp10 juta sampai Rp500 juta dengan lima pilihan tenor sekaligus, supaya kamu bisa membandingkan tanpa berpindah tabel.

Sumber suku bunga dan tanggal berlaku: 6% efektif per tahun untuk KUR mikro dan KUR kecil akad pertama, sesuai Pasal 37 dan Pasal 44 Permenko Perekonomian No. 1 Tahun 2026 (peraturan.bpk.go.id), berlaku sejak diundangkan 13 Januari 2026. Metode: anuitas (angsuran tetap tiap bulan), bunga bulanan = 6% : 12. Dihitung ulang 11 Oktober 2026; seluruh angka angsuran di halaman ini dicocokkan ulang dengan rumus anuitas pada tanggal itu.

Perkiraan angsuran KUR BRI 2026 per plafon dan tenor, bunga 6% efektif per tahun (anuitas, akad pertama)
Plafon 12 bulan 24 bulan 36 bulan 48 bulan 60 bulan
Rp10 juta Rp860.664 Rp443.206 Rp304.219 Rp234.850 Rp193.328
Rp15 juta Rp1.290.996 Rp664.809 Rp456.329 Rp352.275 Rp289.992
Rp20 juta Rp1.721.329 Rp886.412 Rp608.439 Rp469.701 Rp386.656
Rp25 juta Rp2.151.661 Rp1.108.015 Rp760.548 Rp587.126 Rp483.320
Rp30 juta Rp2.581.993 Rp1.329.618 Rp912.658 Rp704.551 Rp579.984
Rp35 juta Rp3.012.325 Rp1.551.221 Rp1.064.768 Rp821.976 Rp676.648
Rp40 juta Rp3.442.657 Rp1.772.824 Rp1.216.877 Rp939.401 Rp773.312
Rp45 juta Rp3.872.989 Rp1.994.427 Rp1.368.987 Rp1.056.826 Rp869.976
Rp50 juta Rp4.303.321 Rp2.216.031 Rp1.521.097 Rp1.174.251 Rp966.640
Rp55 juta Rp4.733.654 Rp2.437.634 Rp1.673.207 Rp1.291.677 Rp1.063.304
Rp60 juta Rp5.163.986 Rp2.659.237 Rp1.825.316 Rp1.409.102 Rp1.159.968
Rp65 juta Rp5.594.318 Rp2.880.840 Rp1.977.426 Rp1.526.527 Rp1.256.632
Rp70 juta Rp6.024.650 Rp3.102.443 Rp2.129.536 Rp1.643.952 Rp1.353.296
Rp75 juta Rp6.454.982 Rp3.324.046 Rp2.281.645 Rp1.761.377 Rp1.449.960
Rp80 juta Rp6.885.314 Rp3.545.649 Rp2.433.755 Rp1.878.802 Rp1.546.624
Rp85 juta Rp7.315.647 Rp3.767.252 Rp2.585.865 Rp1.996.227 Rp1.643.288
Rp90 juta Rp7.745.979 Rp3.988.855 Rp2.737.974 Rp2.113.653 Rp1.739.952
Rp95 juta Rp8.176.311 Rp4.210.458 Rp2.890.084 Rp2.231.078 Rp1.836.616
Rp100 juta Rp8.606.643 Rp4.432.061 Rp3.042.194 Rp2.348.503 Rp1.933.280
Rp125 juta Rp10.758.304 Rp5.540.076 Rp3.802.742 Rp2.935.629 Rp2.416.600
Rp150 juta Rp12.909.964 Rp6.648.092 Rp4.563.291 Rp3.522.754 Rp2.899.920
Rp175 juta Rp15.061.625 Rp7.756.107 Rp5.323.839 Rp4.109.880 Rp3.383.240
Rp200 juta Rp17.213.286 Rp8.864.122 Rp6.084.387 Rp4.697.006 Rp3.866.560
Rp250 juta Rp21.516.607 Rp11.080.153 Rp7.605.484 Rp5.871.257 Rp4.833.200
Rp300 juta Rp25.819.929 Rp13.296.183 Rp9.126.581 Rp7.045.509 Rp5.799.840
Rp350 juta Rp30.123.250 Rp15.512.214 Rp10.647.678 Rp8.219.760 Rp6.766.481
Rp400 juta Rp34.426.572 Rp17.728.244 Rp12.168.775 Rp9.394.012 Rp7.733.121
Rp450 juta Rp38.729.893 Rp19.944.275 Rp13.689.872 Rp10.568.263 Rp8.699.761
Rp500 juta Rp43.033.215 Rp22.160.305 Rp15.210.969 Rp11.742.515 Rp9.666.401

Cara membaca batas tenor (Pasal 38 dan Pasal 45 Permenko 1/2026): KUR mikro (di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta) paling lama 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi; KUR kecil (di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta) paling lama 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi. Jadi kolom 48 dan 60 bulan pada plafon sampai Rp100 juta hanya berlaku untuk kredit investasi. Baris Rp10 juta dihitung dengan 6% sebagai pembanding; kalau kamu masuk skema KUR super mikro, bunganya 3% (lihat tabel Super Mikro di atas).

Kalau ini bukan pinjaman KUR pertamamu

Untuk sektor perdagangan yang tidak berorientasi ekspor, bunga naik per akad: KUR mikro 6% akad pertama dan 7% akad kedua (Pasal 37); KUR kecil 6%, 7%, 8%, lalu 9% pada akad keempat (Pasal 44). Sektor produksi dan perdagangan berorientasi ekspor tetap 6%. Berikut dampaknya pada angsuran tenor 36 bulan.

Perkiraan angsuran tenor 36 bulan per tingkat bunga efektif (anuitas)
Plafon Bunga 6% Bunga 7% Bunga 8% Bunga 9%
Rp50 juta Rp1.521.097 Rp1.543.855 Rp1.566.818 Rp1.589.987
Rp100 juta Rp3.042.194 Rp3.087.710 Rp3.133.637 Rp3.179.973
Rp200 juta Rp6.084.387 Rp6.175.419 Rp6.267.273 Rp6.359.947
Rp300 juta Rp9.126.581 Rp9.263.129 Rp9.400.910 Rp9.539.920
Rp500 juta Rp15.210.969 Rp15.438.548 Rp15.668.183 Rp15.899.866

Catatan: bunga 8% dan 9% hanya berlaku untuk KUR kecil (di atas Rp100 juta), jadi baris Rp50 juta dan Rp100 juta pada kolom itu sekadar pembanding. Semua angka di tabel ini adalah simulasi dari rumus anuitas, bukan penawaran resmi BRI; angsuran final ditetapkan bank saat akad. Mau angka persis untuk plafonmu sendiri? Pakai simulasi KUR, atau baca ringkasan aturannya di panduan KUR BRI 2026.

Cara Membaca Tabel dan Menghitung Angsuran Sendiri

Cara pakainya sederhana: cari baris plafon yang paling dekat dengan kebutuhan modalmu, lalu geser ke kolom tenor. Angka yang ketemu adalah perkiraan setoran bulananmu. Dari situ, uji dengan satu pertanyaan: apakah keuntungan bersih usahamu per bulan minimal dua kali angka itu? Kalau belum, turunkan plafon atau panjangkan tenor.

Diagram lima langkah memakai tabel angsuran KUR, dari mencari baris plafon sampai menguji rasio laba bersih
Cara memakai tabel angsuran: plafon, tenor, lalu uji dengan laba bersih usahamu.
Grafik batang angsuran KUR Rp50 juta per tenor: 12 bulan Rp4,30 juta, 24 bulan Rp2,22 juta, 36 bulan Rp1,52 juta
Contoh nyata: makin panjang tenor, makin ringan angsuran bulanan Rp50 juta.

Kalau plafon yang kamu incar tidak ada di tabel, logika hitungnya begini. Bunga efektif tahunan dibagi 12 jadi bunga bulanan, lalu angsuran dihitung supaya kombinasi pokok plus bunga tetap sama setiap bulan (metode anuitas). Di awal masa cicilan porsi bunganya lebih besar, makin ke belakang makin banyak porsi pokoknya. Kamu tidak perlu menghitung manual; pakai saja simulasi KUR BRI di Teman Usaha, tinggal masukkan plafon dan tenor, hasilnya langsung keluar beserta total bunga yang kamu bayar.

Tiga aturan praktis membaca tabel angsuran KUR BRI:

  • Tenor pendek = total bunga kecil, angsuran besar. Rp50 juta tenor 12 bulan angsurannya Rp4,3 juta, tapi total bunganya paling hemat.
  • Tenor panjang = napas longgar, total bunga membengkak. Cocok untuk usaha yang omzetnya belum stabil.
  • Angsuran ideal maksimal 30 persen dari laba bersih bulanan. Bukan dari omzet. Banyak pemula keliru menghitung dari omzet lalu keteteran di bulan ketiga.
i
Pro Tip

Sebelum menentukan plafon, hitung dulu kebutuhan modalmu per pos (stok, alat, sewa, cadangan kas) pakai kalkulator modal usaha. Pinjam sesuai hasil hitungan itu, bukan sesuai plafon maksimal yang ditawarkan. Sisa pinjaman yang menganggur tetap kena bunga.

Syarat KUR BRI dan Langkah Pengajuannya

Syarat KUR itu lebih sederhana dari yang dibayangkan kebanyakan orang. Intinya kamu punya usaha produktif yang layak dan sudah berjalan. Rinciannya:

  • Usaha aktif minimal 6 bulan berjalan (Pasal 34 dan Pasal 41 Permenko 1/2026, sama dengan syarat di halaman KUR BRI). Khusus KUR Super Mikro, usaha yang belum 6 bulan masih bisa diterima kalau mengikuti pendampingan atau pelatihan kewirausahaan (Pasal 27 ayat 2).
  • KTP dan Kartu Keluarga.
  • Legalitas usaha berupa NIB (Nomor Induk Berusaha) atau surat izin usaha. NIB bisa dibuat gratis dan online di oss.go.id; panduan lengkapnya ada di halaman cek legalitas usaha dan artikel NIB adalah.
  • NPWP wajib untuk KUR Mikro dengan pinjaman di atas Rp50 juta (Pasal 34 ayat 1 huruf d Permenko 1/2026) dan untuk semua KUR Kecil (Pasal 41 ayat 1 huruf d). KUR Super Mikro dan KUR Mikro sampai Rp50 juta tidak mensyaratkan NPWP.
  • Belum pernah menerima kredit atau pembiayaan komersial (Pasal 27 ayat 1 huruf e, Pasal 34 ayat 1 huruf f, dan Pasal 41 ayat 1 huruf e Permenko 1/2026). Pengecualiannya diatur di ayat 3 pasal yang sama: kredit konsumsi rumah tangga, kredit skema ultra mikro dengan plafon maksimal Rp20 juta, pinjaman fintech atau pembiayaan digital, dan kredit konsumtif sampai Rp500 juta yang tercatat produktif saat pengecekan, dengan bukti perjanjian kredit. Selain itu, calon penerima Super Mikro dan Mikro juga belum pernah menerima KUR dengan plafon di atas skemanya (Pasal 27 ayat 1 huruf d dan Pasal 34 ayat 1 huruf e).
  • Untuk Super Mikro dan Mikro, tidak ada kewajiban agunan tambahan. Untuk KUR Kecil di atas Rp100 juta, bank boleh minta agunan tambahan; sejak 2026 kekayaan intelektual seperti merek terdaftar juga diakui.

Langkah pengajuannya: siapkan dokumen di atas plus catatan penjualan sederhana dan foto tempat usaha, datang ke kantor BRI terdekat atau ajukan online lewat kur.bri.co.id, lalu bank akan survey ke tempat usahamu. Jawab jujur saja saat survey, petugas justru menilai kelayakan dari kondisi nyata. Kalau disetujui, tanda tangan akad dan dana cair ke rekening. Lama prosesnya tidak diatur dengan angka pasti di Permenko 1/2026 maupun halaman KUR BRI, jadi tanyakan perkiraannya ke petugas. Ajukan sendiri lewat kantor BRI atau kur.bri.co.id; kalau ada orang yang menawarkan jalur cepat dengan meminta uang pelicin, tolak.

Sedikit cerita dari pola yang sering kami temui. Ada penjual lauk rumahan yang enam bulan pertama mencatat penjualan cuma di kepala. Waktu mengajukan KUR pertama kali, dia ditolak bukan karena usahanya jelek, tapi karena tidak ada bukti usaha berjalan. Dia lalu rajin mencatat penjualan harian di buku tulis biasa selama tiga bulan, memfoto etalase dagangannya tiap minggu, dan mengurus NIB lewat OSS yang selesai kurang dari satu jam. Pengajuan keduanya disetujui, plafon Rp10 juta, angsuran di bawah Rp300 ribu sebulan. Pelajarannya: bank tidak minta usaha besar, bank minta bukti.

Cerita di atas juga alasan kami selalu menyarankan urus legalitas dan pembukuan dulu sebelum mikir pinjaman. Kalau kamu masih di tahap paling awal, baca dulu cara memulai usaha dari nol supaya urutannya tidak terbalik.

Tips Memilih Plafon dan Tenor yang Aman

Ini bagian yang jarang dibahas artikel tabel angsuran lain, padahal paling menentukan nasibmu setahun ke depan.

Pertama, mulai dari kecil walau ditawari besar. Ini opini saya sebagai mentor, dan sedikit melawan arus: kalau ini pinjaman pertamamu, jangan ambil plafon maksimal yang disetujui bank, ambil 50 sampai 70 persennya saja. Banyak orang menganggap disetujui plafon besar itu prestasi. Padahal rekam jejak lunas tepat waktu di pinjaman kecil justru membuat pengajuan berikutnya lebih mudah dan lebih besar. Utang yang terlalu longgar di awal sering berubah jadi modal kerja yang bocor ke kebutuhan pribadi.

Kedua, samakan tenor dengan umur manfaat modalnya. Beli stok yang habis terjual dalam 3 bulan sebaiknya jangan dicicil 3 tahun. Sebaliknya, beli alat produksi yang dipakai bertahun-tahun wajar dicicil panjang. Modal kerja tenor pendek, investasi tenor panjang.

Ketiga, simulasikan dulu skenario terburuk. Hitung angsuran dengan asumsi omzet turun 30 persen. Kalau masih sanggup bayar, plafonmu sehat. Kalau tidak, turunkan. Kamu bisa mengetes beberapa kombinasi plafon dan tenor di simulasi KUR Teman Usaha sampai ketemu angka yang nyaman, atau tanya mentor AI untuk membedah kasus usahamu sendiri, gratis dan bisa tengah malam sekalipun.

Keempat, rencanakan pemakaian dananya sebelum cair. Tulis mau dipakai apa saja, berapa, dan kapan balik modalnya. Kalau belum punya, susun lewat generator rencana bisnis; dokumen ini juga membantu meyakinkan petugas bank saat survey.

Tiga kartu aturan membaca tabel angsuran: tenor pendek hemat bunga, tenor panjang longgar, angsuran maksimal 30 persen laba bersih
Tiga aturan praktis sebelum memutuskan plafon dan tenor.
★
Key Takeaway

Tabel angsuran hanya alat bantu, keputusannya tetap tiga hal: pinjam sesuai kebutuhan (bukan plafon maksimal), pilih tenor yang cocok dengan umur manfaat modal, dan pastikan angsuran maksimal 30 persen laba bersih bulanan. KUR bunga 3 sampai 6 persen per tahun adalah pinjaman formal termurah untuk usaha kecil; jangan rusak peluang itu dengan perencanaan asal-asalan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa angsuran KUR BRI Rp50 juta?

Dengan bunga 6 persen efektif per tahun (skema KUR Mikro), perkiraan angsuran anuitasnya sekitar Rp4.303.321 per bulan untuk tenor 12 bulan, Rp2.216.031 untuk 24 bulan, dan Rp1.521.097 untuk 36 bulan. Angka final tergantung akad di bank.

Apakah tabel angsuran di artikel ini resmi dari BRI?

Bukan. Ini perkiraan yang dihitung dengan rumus anuitas standar dari suku bunga program resmi (3% dan 6% efektif per tahun sesuai Permenko 1/2026, BRI mencantumkan 3% untuk Super Mikro di kur.bri.co.id dan mulai 6% untuk Mikro dan Kecil di bri.co.id/web/guest/kur). Angsuran final ditetapkan bank saat akad dan bisa berbeda tipis karena pembulatan atau tanggal pencairan, jadi selalu minta simulasi tertulis dari petugas sebelum tanda tangan.

Berapa bunga KUR BRI 2026?

Berdasarkan Permenko No. 1 Tahun 2026 yang berlaku sejak 13 Januari 2026: KUR Super Mikro 3 persen efektif per tahun, KUR Mikro dan KUR Kecil 6 persen efektif per tahun untuk sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor. Ini bunga per tahun, bukan per bulan, dan berlaku untuk pinjaman pertama. Untuk peminjam berulang di sektor perdagangan yang tidak berorientasi ekspor, tarifnya naik per akad: KUR Mikro 7 persen pada akad kedua (Pasal 37), KUR Kecil 7, 8, lalu 9 persen pada akad kedua sampai keempat (Pasal 44).

Apa saja syarat KUR BRI?

Usaha produktif yang aktif minimal 6 bulan berjalan (Pasal 34 dan 41 Permenko 1/2026; Super Mikro boleh kurang dengan pendampingan atau pelatihan), KTP dan KK, NIB atau izin usaha, NPWP untuk KUR Mikro di atas Rp50 juta dan semua KUR Kecil (Pasal 34 ayat 1 huruf d dan Pasal 41 ayat 1 huruf d), serta belum pernah menerima kredit atau pembiayaan komersial kecuali yang dikecualikan, seperti kredit konsumsi rumah tangga dan pinjaman fintech (Pasal 27, Pasal 34 ayat 1 huruf f, dan Pasal 41). KUR Super Mikro dan Mikro tidak diwajibkan agunan tambahan.

Apakah KUR Mikro sampai Rp100 juta benar-benar tanpa jaminan?

Ya, Pasal 20 Permenko 1/2026 melarang bank meminta agunan tambahan untuk plafon sampai Rp100 juta. Agunan pokoknya adalah usaha yang dibiayai itu sendiri. Agunan tambahan baru boleh diminta untuk KUR Kecil di atas Rp100 juta.

KUR BRI bisa diajukan online?

Bisa, lewat kur.bri.co.id, atau datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat. Setelah pengajuan, bank tetap akan survey ke tempat usahamu. Lama proses sampai cair tidak dipatok angka resminya, jadi tanyakan perkiraannya ke petugas cabang.

Kalau pengajuan KUR ditolak, apa yang harus dilakukan?

Tanyakan garis besar alasannya ke petugas. Penyebab paling umum: riwayat kredit bermasalah di SLIK OJK (cek gratis via idebku.ojk.go.id), usaha dinilai terlalu baru, dokumen kurang (NIB sering jadi pembeda, buat gratis di oss.go.id), atau plafon terlalu besar dibanding omzet. Perbaiki penyebabnya, lalu ajukan ulang atau coba bank penyalur lain. Detail program tahun ini ada di artikel KUR BRI 2026.

✓
Dicek ke sumber resmi

Angka bunga, plafon, dan ketentuan agunan di artikel ini mengikuti Permenko No. 1 Tahun 2026 dan halaman KUR resmi Bank BRI.

Diakses 14 Juli 2026; angka dicocokkan ulang ke naskah Permenko 1/2026 dan halaman KUR BRI pada 11 Oktober 2026 (status Permenko: Berlaku, belum diubah)

Kesimpulan

Tabel KUR BRI 2026 di atas memberimu dua hal: gambaran skema (Super Mikro 3 persen, Mikro dan Kecil 6 persen efektif per tahun) dan perkiraan angsuran per plafon serta tenor. Gunakan tabelnya sebagai titik awal, lalu uji dengan aturan 30 persen: angsuran bulanan tidak boleh melebihi 30 persen laba bersih usahamu. Selama angka itu aman dan pemakaian dananya jelas, KUR adalah pengungkit yang sehat, bukan beban.

Langkah berikutnya: mainkan kombinasi plafon dan tenormu sendiri di simulasi KUR Teman Usaha, rapikan rencana pemakaian dananya lewat generator rencana bisnis, atau tanya mentor AI kalau mau membedah kasus usahamu satu per satu. Semuanya gratis.

Sumber

Ahmad Thariq Syauqi

Founder Creativism dan penanggung jawab Teman Usaha. Rujukan resmi dicek sebelum terbit. Lihat profil penulis

Baca juga

Artikel terkait