Pajak UMKM 2026: Tarif 0,5 Persen dan Cara Hitungnya
Panduan pajak UMKM terbaru: tarif PPh final 0,5 persen sesuai PP 20/2026, omzet Rp500 juta pertama bebas pajak, potongan marketplace, dan cara lapornya.
Panduan OSS RBA untuk pemula: apa itu OSS, tingkat risiko usaha, cara daftar NIB gratis di oss.go.id, tips memilih KBLI, dan langkah setelah izin terbit.

OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) adalah sistem perizinan berusaha berbasis risiko di oss.go.id, tempat kamu mengurus NIB dan izin usaha lain secara online dan gratis. Izin yang dibutuhkan ditentukan oleh tingkat risiko usahamu, yang dihitung otomatis dari kode KBLI dan skala usaha: risiko rendah cukup NIB, risiko menengah rendah butuh NIB plus Sertifikat Standar berupa pernyataan mandiri, risiko menengah tinggi butuh Sertifikat Standar yang diverifikasi pemerintah, dan risiko tinggi butuh Izin. Untuk usaha risiko rendah, NIB terbit otomatis begitu data lengkap diisi. Dasar hukumnya PP No. 28 Tahun 2025.
Artikel ini informasi umum yang disusun dari peraturan resmi per 11 Oktober 2026, bukan nasihat hukum untuk kasus usahamu. Aturan dan tampilan sistem OSS bisa berubah. Untuk kasus spesifik, konfirmasikan ke kanal bantuan resmi OSS atau DPMPTSP di daerahmu sebelum mengajukan izin.
OSS RBA adalah singkatan dari Online Single Submission Risk Based Approach, yaitu sistem perizinan berusaha online yang menyesuaikan izin dengan tingkat risiko usaha. Nama resminya dalam PP 28/2025 adalah Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Sistem ini diakses lewat oss.go.id dan menjadi jalur resmi penerbitan NIB.
Mari bedah istilahnya. OSS berarti satu pintu elektronik untuk semua perizinan berusaha di Indonesia. RBA berarti pendekatan berbasis risiko: makin kecil potensi bahaya suatu kegiatan usaha, makin ringan izin yang diminta. Pasal 1 angka 21 PP 28/2025 mendefinisikan Sistem OSS sebagai sistem elektronik terintegrasi yang dikelola dan diselenggarakan oleh Lembaga OSS untuk penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.
Situs resmi OSS menyebut NIB sebagai identitas resmi untuk memulai atau menjalankan usaha di Indonesia. Gampangnya, NIB itu KTP untuk usahamu. Perizinan model lama seperti SIUP dan TDP sudah tidak diterbitkan lagi untuk usaha baru; semuanya sekarang bermuara di NIB dan sistem berbasis risiko ini.
Dasar hukum OSS RBA saat ini adalah PP No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. PP ini ditetapkan dan mulai berlaku 5 Juni 2025, sekaligus mencabut PP No. 5 Tahun 2021. Database JDIH BPK mencatat statusnya berlaku, jadi panduan yang masih mengutip PP 5/2021 sudah perlu dicek ulang.
Kenapa ini penting buat kamu? Banyak artikel dan video tutorial OSS dibuat saat PP 5/2021 masih berlaku. Sebagian prosedurnya masih mirip, tapi rujukan pasal, istilah, dan beberapa ketentuan teknisnya sudah berubah. Kalau kamu membaca panduan yang menyebut "PP 5/2021" sebagai dasar hukum yang berlaku, anggap informasinya belum diperbarui.
Banyak konten di internet masih memakai istilah dan prosedur dari PP 5/2021 yang sudah dicabut. Acuan yang benar per Juni 2025 adalah PP 28/2025. Kalau ragu, selalu cek langsung ke oss.go.id atau teks peraturannya di peraturan.go.id.
OSS RBA dikelola oleh Lembaga OSS, yang menurut Pasal 1 angka 22 PP 28/2025 adalah kementerian atau badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi dan koordinasi penanaman modal. Saat ini peran itu dijalankan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, yang juga menerbitkan standar pelayanan penerbitan NIB di Sistem OSS.
Di daerah, kamu juga akan sering berurusan dengan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kabupaten, kota, atau provinsi. Mereka memakai sistem yang sama untuk memproses perizinan yang menjadi kewenangan daerah, dan biasanya membuka layanan pendampingan tatap muka kalau kamu kesulitan mengisi data sendiri.
OSS RBA menentukan izin dari tingkat risiko usaha yang dihitung otomatis dari kode KBLI dan skala usahamu. Pasal 128 PP 28/2025 membagi kegiatan usaha menjadi risiko rendah, menengah rendah, menengah tinggi, dan tinggi. Makin tinggi risikonya, makin bertingkat izinnya: dari cukup NIB sampai wajib Izin yang disetujui pemerintah.
Konsekuensi perizinannya bertingkat:
Dalam bentuk tabel, begini rangkumannya:
| Tingkat risiko | Perizinan | Kapan boleh mulai operasional |
|---|---|---|
| Rendah | NIB saja | Langsung setelah NIB terbit |
| Menengah rendah | NIB + Sertifikat Standar (pernyataan mandiri) | Setelah pernyataan mandiri diteken |
| Menengah tinggi | NIB + Sertifikat Standar diverifikasi | Setelah verifikasi pemerintah selesai |
| Tinggi | NIB + Izin | Setelah izin disetujui pemerintah |
Kabar baiknya untuk kamu yang baru mulai: sebagian besar usaha pemula seperti warung, jualan online, kuliner rumahan, dan jasa kecil jatuh di kategori risiko rendah atau menengah rendah. Artinya prosesnya bisa kamu selesaikan sendiri dari HP tanpa bantuan siapa pun.
Tingkat risiko usahamu menentukan izin yang harus dipenuhi: risiko rendah cukup NIB, menengah butuh Sertifikat Standar, tinggi butuh Izin. Sistem OSS yang menghitung tingkat risikonya secara otomatis dari kode KBLI dan skala usaha yang kamu isi.
Semua pelaku usaha wajib daftar, baik perseorangan maupun badan usaha. PP 28/2025 mendefinisikan pelaku usaha sebagai orang perseorangan atau badan usaha yang melakukan usaha di bidang tertentu, dan Pasal 206 mewajibkan setiap pelaku usaha memiliki NIB. Usaha rumahan dan toko online pun termasuk, cukup daftar bermodal NIK.
Kamu tidak perlu punya PT atau CV dulu; perseorangan dengan KTP bisa langsung daftar. Kalau suatu saat kamu ingin naik ke badan hukum tanpa partner dan tanpa notaris, pelajari cara membuat PT Perorangan sendiri secara online yang biaya resminya cuma Rp50.000.
Saya sering ketemu pola ini: seorang ibu di Sleman mulai jualan sambal kemasan dari dapur rumah. Setahun pertama dia menunda urus NIB karena mengira prosesnya ribet dan berbayar. Begitu ada reseller besar yang minta bukti legalitas dan dia mau ajukan sertifikat halal, semuanya tertahan di satu hal yang sama: belum punya NIB. Padahal waktu akhirnya dia daftar, prosesnya selesai kurang dari satu jam dari HP, gratis. Penundaan setahun itu tidak menghemat apa pun, cuma menunda peluang.
NIB memang bukan sekadar kewajiban. Dia adalah kunci untuk banyak pintu: syarat mengurus sertifikasi halal dan izin PIRT, syarat pengajuan kredit usaha seperti KUR di bank, syarat ikut program pemerintah untuk UMKM, dan modal kepercayaan saat berhadapan dengan supplier atau marketplace. Kalau kamu berencana mengajukan KUR, coba dulu hitung angsuranmu di simulasi KUR supaya tahu berapa plafon yang masuk akal, lalu pastikan NIB-mu beres sebelum ke bank.
Tidak. Standar pelayanan penerbitan NIB yang diumumkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencantumkan biaya atau tarif: tidak dikenakan biaya. Membuat akun di oss.go.id dan menerbitkan NIB tidak dipungut bayaran. Biaya baru muncul kalau kamu memakai jasa pihak ketiga, atau untuk izin turunan tertentu di luar NIB.
Jadi kalau ada pihak yang menawarkan "biaya penerbitan NIB", yang mereka tagih adalah fee jasa pengurusan, bukan setoran ke negara. Itu sah saja kalau kamu memang butuh dibantu, tapi pastikan kamu tahu apa yang kamu bayar. Standar pelayanan yang sama juga menyebut NIB otomatis terbit setelah semua persyaratan dasar terpenuhi.
Caranya: buat hak akses di oss.go.id dengan NIK, email, dan nomor HP, lalu ajukan permohonan perizinan berusaha baru dan isi data usaha termasuk kode KBLI. Sistem menghitung tingkat risiko dari data itu. Untuk usaha risiko rendah, NIB terbit otomatis begitu data lengkap, sesuai Pasal 220 PP 28/2025.
Sebelum mulai, cek dulu kelengkapanmu lewat tabel ini supaya tidak bolak-balik:
| Yang disiapkan | Perseorangan | Badan usaha |
|---|---|---|
| NIK / KTP | Wajib | Wajib (pengurus) |
| Email aktif + nomor HP | Wajib | Wajib |
| NPWP | NIK sudah berfungsi sebagai NPWP | NPWP badan wajib |
| Dokumen pendirian | Tidak perlu | Wajib (akta / sertifikat pendaftaran) |
| Kode KBLI kandidat | Riset dulu di oss.go.id | Riset dulu di oss.go.id |
| Perkiraan modal usaha | Hitung kasar per pos | Sesuai laporan keuangan |
Setelah semuanya siap, ini langkahnya:
Kalau macet di tengah proses, jangan langsung menyerah atau lari ke calo. OSS menyediakan kanal bantuan resmi (WhatsApp, email, konsultasi video, dan tatap muka) yang tercantum di situsnya, plus panduan tertulis per jenis pelaku usaha di oss.go.id/panduan, termasuk panduan khusus UMK. Kamu juga bisa tanya mentor AI Teman Usaha kapan saja kalau butuh penjelasan langkah demi langkah yang disesuaikan dengan kondisi usahamu.
Di sini saya kasih opini yang mungkin beda dari kebiasaan banyak orang: menurut saya, pemula sebaiknya tidak memakai biro jasa untuk mengurus NIB perseorangan. Bukan karena biro jasa itu buruk, tapi karena prosesnya memang sudah dirancang untuk bisa diselesaikan sendiri, gratis, dan justru dengan mengisi sendiri kamu jadi paham profil perizinan usahamu: kode KBLI-mu apa, tingkat risikomu apa, kewajibanmu apa. Pemahaman itu akan terpakai terus selama usahamu hidup. Biro jasa baru masuk akal untuk kasus rumit seperti badan usaha dengan banyak lini bidang usaha.
Sebagai patokan waktu: registrasi hak akses OSS sekitar 10-15 menit, pengisian permohonan 20-40 menit kalau kode KBLI sudah kamu riset duluan, dan untuk usaha risiko rendah NIB terbit otomatis begitu data lengkap. Total, urusan legalitas dasar usahamu realistis selesai dalam satu jam dari HP.
Pilih KBLI dengan mencari kata kunci kegiatanmu di fitur pencarian KBLI oss.go.id, membaca deskripsi tiap kode kandidat, lalu memilih yang paling spesifik menggambarkan kegiatan utama. Ini bagian paling menentukan, karena kode KBLI yang kamu pilih menentukan tingkat risiko usaha dan izin apa saja yang harus kamu penuhi.
KBLI adalah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, sistem kode yang mengelompokkan semua jenis kegiatan usaha; kode untuk restoran berbeda dengan kode untuk perdagangan eceran lewat internet. Definisi resminya ada di Pasal 1 angka 20 PP 28/2025, dan klasifikasinya dikelola BPS.
Salah pilih kode bisa berakibat izinmu tidak nyambung dengan kegiatan nyata usaha, yang jadi masalah saat pengawasan, pengajuan izin turunan seperti PIRT dan halal, atau urusan pajak di kemudian hari.
Sebelum daftar, pakai fitur pencarian KBLI di oss.go.id: cari dengan kata kunci kegiatanmu, baca deskripsi tiap kode kandidat, dan pilih yang paling spesifik. Satu NIB boleh memuat lebih dari satu KBLI, tapi mulailah dari kegiatan utama saja dan tambahkan lini lain nanti kalau memang sudah berjalan.
Kalau kamu masih di tahap menimbang mau usaha apa, urutan yang sehat justru dibalik: tentukan dulu idenya, baru urus kodenya. Coba generator ide bisnis untuk memetakan pilihan sesuai minat dan modalmu, dan gunakan kalkulator modal usaha untuk menghitung kebutuhan dananya. Perkiraan modal ini juga salah satu isian di OSS, jadi hitunganmu tidak akan sia-sia.
Setelah NIB terbit, cek kewajiban turunan sesuai bidang usahamu, bereskan sisi pajak, pertimbangkan bentuk badan usaha, dan susun rencana usaha yang rapi. NIB adalah garis start yang sah, bukan garis finis. Kalau risikomu menengah, penuhi juga Sertifikat Standar yang diminta sistem sebelum operasional penuh.
Satu catatan disiplin: kalau tingkat risikomu menengah rendah dan kamu menandatangani pernyataan mandiri Sertifikat Standar, anggap itu janji serius. Standar usahanya benar-benar harus kamu penuhi karena akan diperiksa saat pengawasan, dan PP 28/2025 mengenal sanksi administratif bertingkat mulai dari teguran tertulis sampai pencabutan perizinan.
Untuk langkah yang lebih spesifik, lanjutkan ke cara daftar OSS RBA, cara membuat NIB online, cara memilih KBLI, atau checklist legalitas UMKM.
Beda tapi berkaitan. OSS RBA adalah sistemnya (platform perizinan online berbasis risiko), sedangkan NIB adalah produk utamanya (nomor identitas usaha yang terbit dari sistem itu). Kamu daftar lewat OSS untuk mendapatkan NIB. Panduan NIB menjelaskan penggunaan nomor identitas tersebut lebih lanjut.
Untuk usaha risiko rendah, NIB terbit otomatis begitu pengisian data selesai dan valid, sesuai Pasal 220 PP 28/2025. Praktisnya bisa selesai di hari yang sama. Untuk risiko menengah tinggi dan tinggi, ada proses verifikasi atau persetujuan pemerintah yang butuh waktu lebih lama.
Secara aturan, semua pelaku usaha masuk cakupan perizinan berusaha, termasuk perseorangan yang jualan online atau usaha rumahan. Kabar baiknya prosesnya sangat ringan untuk skala mikro: daftar pakai NIK, gratis, dan NIB jadi pembuka akses ke halal, PIRT, KUR, dan program UMKM pemerintah.
OSS versi awal (2018) menerbitkan izin dengan pendekatan yang lebih seragam. Sejak era UU Cipta Kerja, sistemnya beralih ke pendekatan berbasis risiko (RBA): izin disesuaikan dengan tingkat risiko usaha. Aturan teknis terbarunya adalah PP 28/2025 yang berlaku sejak 5 Juni 2025 dan mencabut PP 5/2021.
Kamu bisa mengajukan perubahan data usaha lewat akun OSS-mu, termasuk menambah atau mengganti kode KBLI. Lebih baik diperbaiki segera begitu sadar, karena ketidaksesuaian KBLI dengan kegiatan nyata bisa jadi temuan saat pengawasan atau menghambat pengajuan izin turunan.
Bisa. Situs oss.go.id bisa diakses dari browser HP, dan seluruh proses dari pendaftaran hak akses sampai unduh NIB bisa diselesaikan tanpa komputer. Pastikan saja email dan nomor HP-mu aktif karena dipakai untuk aktivasi dan notifikasi.
Tidak. Pasal 206 ayat (2) PP 28/2025 menyatakan setiap pelaku usaha hanya memiliki satu NIB. Kalau kamu menjalankan beberapa bidang usaha, tambahkan kode KBLI dan lokasi usahanya di NIB yang sama, bukan membuat NIB baru.
OSS RBA menyederhanakan perizinan usaha jadi satu pintu online dengan logika yang adil: makin kecil risiko usahamu, makin ringan izinnya. Untuk mayoritas pemula, itu berarti cukup NIB yang gratis dan terbit otomatis. Kuncinya cuma dua: pilih kode KBLI dengan teliti karena dia menentukan segalanya, dan perlakukan pernyataan mandiri Sertifikat Standar sebagai komitmen sungguhan, bukan formalitas centang.
Menurut saya, kalau kamu sudah memutuskan serius berusaha, tidak ada alasan menunda daftar OSS lebih dari satu minggu. Prosesnya lebih cepat daripada antre bikin SIM. Mulai dari cek kebutuhan legalitasmu di panduan legalitas usaha, dan kalau ada yang membingungkan di tengah proses, tanya mentor AI Teman Usaha kapan saja, gratis.
Panduan pajak UMKM terbaru: tarif PPh final 0,5 persen sesuai PP 20/2026, omzet Rp500 juta pertama bebas pajak, potongan marketplace, dan cara lapornya.
Cara membuat NIB online gratis: syarat, langkah mengisi OSS, memilih KBLI, memahami tingkat risiko, dan tindakan setelah NIB terbit.
Cara daftar OSS RBA untuk UMKM dari membuat akun, memilih KBLI, mengisi data usaha, sampai memproses NIB. Gratis dan berdasarkan PP 28/2025.